Jumpa

 Waktu-waktu ketika jumpa, aku tak pernah absen menangis di dalam pelukmu. Seolah ada luka yang ingin kutumpahkan. Penuh cinta kamu usap air mataku, membiarkan ruang jiwamu mengobatiku. Air mata dan cinta mengobati banyak luka, membasuh tumpukan perih pedih.


Terima kasih sudah menerima luka-lukaku. Terima kasih sudah membuatku berani menjalani hidup dengan penuh cinta.

Komentar

Postingan Populer